PENULIS : DR. IR. ST. HADIJAH, M.P
EDITOR: DR. TENRIWARU

ISBN BUKU : DALAM PENGAJUAN
JUMLAH HALAMAN : 118 HAL
HARGA BUKU : RP. 95.000
SINOPSIS
Buku ini membahas tentang Ikan beloso adalah salah satu ikan dari Famili Gobiidae yang termasuk ikan demersal. Ikan beloso memiliki nama lokal yaitu ikan bungo. Gobiidae merupakan ikan dengan jumlah spesies terbanyak setelah Cyprinidae dan ditemukan hampir diseluruh dunia, baik di air tawar maupun air asin yang menyebar dari lingkungan tropis ke subtropis. Gobiidae hidup di laut, danau dan sungai-sungai. Salah satu ikan dari famili Gobiidae adalah ikan beloso. Sebagian besar ikan beloso hidup pada air payau atau dekat muara. Ikan ini merupakan ikan demersal 4 yang hidup di daerah bersubstrat lumpur dan keruh. Ikan demersal memiliki kemampuan beradaptasi terhadap faktor kedalaman perairan yang pada umumnya tinggi dan tingkat aktifitas yang rendah dibandingkan jenis ikan pelagis, habitat utamanya di lapisan dekat dasar laut meski untuk beberapa jenis diantaranya berada di lapisan yang lebih dalam Ikan ini menjadi sumber pangan berprotein tinggi yang digemari masyarakat setempat. Ikan ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk ikan kering dan dijual dengan harga Rp.20.000 – Rp.30.000 per kilogram.Hal ini menandai potensi ikan beloso menjadi ikan bernilai ekonomis tinggi, sesuai dengan tingginya tingkat pemanfaatan dari ikan tersebut yang menyebabkan timbulnya kekhawatiran terhadap populasinya. Dalam konsep ekosistem, makanan menjadi salah satu penentu kelangsungan hidup ikan dalam ketersediaan populasi dan stok ikan tersebut. Keberadaan suatu jenis ikan di alam memiliki hubungan yang erat dengan keberadaan makanan yang ada di alam (Effendie, 2002). Begitupun makanan yang dikonsumsi ikan diduga berpengaruh terhadap TKG sesuai dengan pernyataan Heltonika (2009) bahwa pematangan gonad sering dikaitkan dengan penurunan pengambilan makanansehingga mempengaruhi proses pertumbuhan, reproduksi dan kelangsungan hidup untuk tiap-tiap individu ikan.


